Retur barang ke supplier
Retur barang adalah proses di mana perusahaan mengembalikan barang ke supplier dengan alasan yang dapat diterima. Misalnya, kualitas yang buruk atau pengiriman barang yang salah.
1C:Drive mendukung langkah-langkah proses berikut:
Anda dapat memilih dokumen yang menyesuaikan saldo supplier dan mencatat retur barang. Pilih dokumen dan urutan dari kedua langkah ini sesuai skenario bisnis Anda. 1C:Drive mendukung skenario berikut:
| # | Skenario bisnis | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Hanya nota debit | Buat satu nota debit untuk melakukan keduanya: menyesuaikan saldo supplier dan mencatat retur barang ke supplier. Sebagai contoh, skenario ini berlaku jika manajer yang sama menyesuaikan saldo supplier dan mencatat retur barang pada saat yang sama. |
| 2 | Goods issue terlebih dahulu, kemudian nota debit | Pertama-tama, buat goods issue untuk mencatat retur barang ke supplier. Kemudian buat nota debit untuk menyesuaikan saldo supplier. Sebagai contoh, skenario ini berlaku jika manajer pengadaan menyesuaikan saldo supplier hanya setelah perusahaan meretur barang dan manajer gudang mencatat retur barang ke supplier. |
| 3 | Nota debit terlebih dahulu, kemudian goods issue | Pertama-tama, buat nota debit untuk menyesuaikan saldo supplier. Kemudian, buat goods issue untuk mencatat retur barang ke supplier. Sebagai contoh, skenario ini berlaku jika manajer pengadaan menyesuaikan saldo supplier terlebih dahulu, kemudian perusahaan meretur barang dan manajer gudang mencatat retur barang ke supplier. |
Tentukan skenario bisnis yang ingin Anda ikuti. Kemudian, siapkan proses retur barang sebagaimana mestinya. Lihat Menyiapkan proses retur barang.
Menyiapkan proses retur barang
Siapkan kebijakan akuntansi perusahaan Anda tergantung skenario bisnis yang ingin Anda ikuti:
| Skenario bisnis | Pengaturan kebijakan akuntansi |
| Hanya nota debit |
|
Salah satu hal berikut:
|
|
Untuk mempelajari selengkapnya tentang skenario bisnis, klik di sini.
Untuk mempelajari selengkapnya tentang kebijakan akuntansi, lihat Kebijakan akuntansi.
Menyesuaikan saldo supplier
Jika skenario bisnis Anda adalah "Goods issue terlebih dahulu, kemudian nota debit", lihat Mencatat retur barang terlebih dahulu. Kemudian, kembali ke bagian ini.
Untuk menyesuaikan saldo supplier, buat nota debit dengan Operasi = Retur pembelian. Ada beberapa opsi untuk membuat nota debit. Pilih opsi tergantung skenario bisnis yang ditentukan dalam kebijakan akuntansi perusahaan Anda (lihat Menyiapkan proses retur barang). Tabel berikut ini menunjukkan skenario bisnis dan opsi yang sesuai:
| Skenario bisnis | Opsi |
Salah satu hal berikut:
|
|
| Goods issue terlebih dahulu, kemudian nota debit |
|
Untuk detail mengenai cara membuat nota debit, lihat Nota debit.
Setelah Anda membuat nota debit, pertimbangkan langkah berikutnya. Jika skenario bisnis Anda adalah "Nota debit terlebih dahulu, kemudian goods issue", lihat Mencatat retur barang. Jika bukan, proses retur barang selesai.
Mencatat retur barang
Bagian ini berlaku untuk skenario bisnis berikut:
- Goods issue terlebih dahulu, kemudian nota debit.
- Nota debit terlebih dahulu, kemudian goods issue.
Jika skenario bisnis Anda adalah "Nota debit terlebih dahulu, kemudian goods issue", lihat Menyesuaikan saldo supplier terlebih dahulu. Kemudian, kembali ke bagian ini.
Untuk mencatat retur barang ke supplier, buat goods issue dengan Operasi = Retur pembelian. Ada beberapa opsi untuk membuat goods issue. Pilih opsi tergantung skenario bisnis yang ditentukan dalam kebijakan akuntansi perusahaan Anda (lihat Menyiapkan proses retur barang). Tabel berikut ini menunjukkan skenario bisnis dan opsi yang sesuai:
| Skenario bisnis | Opsi |
| Goods issue terlebih dahulu, kemudian nota debit |
|
| Nota debit terlebih dahulu, kemudian goods issue |
|
Untuk detail mengenai cara membuat goods issue, lihat Goods issue.
Setelah Anda membuat goods issue, pertimbangkan langkah berikutnya. Jika skenario bisnis Anda adalah "Goods issue terlebih dahulu, kemudian nota debit", lihat Menyesuaikan saldo supplier. Jika bukan, proses retur barang selesai.
Diagram retur barang
Diagram berikut ini mengilustrasikan langkah-langkah proses retur barang tergantung skenario bisnis perusahaan: